Showing posts with label katalog obat dokter. Show all posts
Showing posts with label katalog obat dokter. Show all posts

Sunday, August 16, 2015

Memantine

Memantine adalah obat untuk memperlambat perkembangan gejala demensia dan kerusakan sel otak akibat penyakit Alzheimer dengan cara mengurangi jumlah zat kimia yang ada di dalam otak yang disebut glutamat, tapi obat ini tidak bisa untuk menyembuhkan penyakit Alzheimer secara total.
memantine - Alodokter
Obat ini hanya diberikan bagi penderita penyakit Alzheimer yang sudah parah dan penderita penyakit Alzheimer tahap menengah yang tidak bisa mengonsumsi obat yang dianjurkan untuk menangani penyakit Alzheimer dan harus di bawah pengawasan perawat atau petugas medis.
Tentang Memantine
Jenis obatObat anti-demensia (antagonis reseptor glutamat)
GolonganResep
ManfaatMemperlambat perkembangan gejala penyakit Alzheimer
Dikonsumsi olehDewasa
BentukObat cair yang diminum dan tablet
Penggunaan memantine memerlukan resep dokter. Pastikan untuk mengikuti resep dan petunjuk yang disarankan oleh dokter berdasarkan kondisi kesehatan Anda.

Peringatan

  • Bagi wanita hamil atau yang sedang berusaha memiliki anak, sebaiknya tidak  mengonsumsi obat ini.
  • Wanita yang sedang menyusui dilarang mengonsumsi obat ini.
  • Harap berhati-hati bagi penderita gangguan hati dan ginjal.
  • Harap waspada bagi yang pernah mengalami kejang atau konvulsi.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.

Dosis Memantine

Dosis memantine yang dianjurkan adalah 20 mg satu kali sehari, namun dosis awal biasanya hanya 5 mg satu kali sehari dan ditingkatkan secara perlahan tiap pekan untuk mengurangi risiko terkena efek samping. Berikut ini adalah rincian dosis memantine yang dianjurkan:
Pekan ke-15 mg sehari
Pekan ke-210 mg sehari
Pekan ke-315 mg sehari
Pekan ke-4 dan seterusnya20 mg sehari

Mengonsumsi Memantine dengan Benar

Ikuti anjuran dokter dan baca informasi yang tertera pada kemasan memantine sebelum mulai menggunakannya.
Memantine bisa dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Usahakan untuk mengonsumsi memantine pada jam yang sama tiap hari untuk memaksimalisasi efeknya dan agar Anda tidak lupa.
Bagi pasien yang lupa mengonsumsi memantine, disarankan untuk segera meminumnya begitu teringat jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan menggandakan dosis memantine pada jadwal berikutnya untuk mengganti dosis yang terlewat.
Gunakan pipet yang terdapat dalam kemasan untuk mengukur dosis memantine. Namun sebelum digunakan, pipet harus dibersihkan dengan cara menekan bagian atas pipet sebanyak lima kali untuk memasukkan cairan, lalu buang cairan tersebut. Selanjutnya jika Anda ingin menggunakan pipet, tekan penuh bagian atas pipet untuk mendapatkan dosis sebanyak 5 mg. Gunakan segelas air atau sendok untuk diisi dosis ukuran yang tepat. Tanyakan kepada apoteker jika Anda masih belum mengerti cara menggunakan pipet dan mendapatkan dosis yang tepat.
Konsultasikan dengan dokter jika Anda ingin mengubah pola makan secara drastis, karena mungkin dokter akan menyesuaikan kembali dosis memantine yang harus dikonsumsi.
Pastikan untuk memeriksakan diri ke dokter secara teratur selama mengonsumsi memantine agar dokter dapat memonitor perkembangan Anda.
Lanjutkan untuk mengonsumsi memantine setiap hari karena efeknya mungkin baru akan dapat dirasakan setelah beberapa pekan.
Pilih alat kontrasepsi yang tepat dan sesuai dengan Anda karena selama mengonsumsi memantine, Anda sebaiknya tidak hamil. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.
Jangan mengemudikan atau menggunakan peralatan mesin karena memantine dapat memengaruhi respons tubuh.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Memantine

Penggunaan memantine berpotensi menyebabkan efek samping, tapi seiring penyesuaian tubuh dengan obat, efek samping umumnya akan mereda. Berikut ini adalah beberapa efek samping yang umum terjadi:
  • Merasa mengantuk atau pusing
  • Tekanan darah tinggi
  • Konstipasi
  • Sakit kepala
  • Kehilangan keseimbangan

Minoxidil

Minoxidil termasuk dalam golongan vasodilator, yaitu obat yang memperlebar pembuluh darah. Meski kinerjanya belum diketahui dengan pasti, obat cair ini terbukti efektif untuk mengatasi rambut rontok akibat keturunan atau perubahan hormon. Misalnya pola kerontokan rambut pria yang dikenal dengan istilah medis alopesia androgenetik dan pola kerontokan rambut wanita.
alodokter-minoxidil
Manfaat minoxidil berbeda-beda untuk tiap pengguna. Keefektifan obat ini umumnya baru akan terlihat setelah pemakaian selama sekitar beberapa bulan. Tekstur rambut yang baru tumbuh mungkin akan lebih tipis, tapi biasanya akan berkembang seiring waktu.
Berdasarkan tingkat kandungannya, obat ini terbagi dalam dua jenis. Minoxidil 5 persen khusus untuk pria dan minoxidil 2 persen khusus untuk wanita.

Tentang Minoxidil

Jenis obatVasodilator
GolonganObat resep
ManfaatMencegah dan mengatasi rambut rontok
Dikonsumsi olehDewasa
Bentuk obatObat cair untuk dioles
Minoxidil tersedia dalam berbagai merek dan sebaiknya hanya digunakan oleh orang berusia 18-65 tahun.
Peringatan:
  • Wanita hamil dan menyusui sebaiknya menghindari penggunaan minoxidil.
  • Penggunaan minoxidil hanya khusus untuk kulit kepala. Jangan memakainya pada bagian lain pada tubuh.
  • Jangan menutup kulit kepala yang sudah diolesi minoxidil dengan perban atau plester.
  • Hentikan pemakaian dan hubungi dokter jika tidak ada perubahan yang berarti setelah menggunakan minoxidil selama satu tahun.
  • Harap berhati-hati jika menderita penyakit kulit yang dapat memengaruhi kondisi kulit kepala, seperti psoriasis, penyakit jantung, hipertensi, gangguan hati, gangguan ginjal, atau menggunakan obat kulit lain.
  • Jauhkan kemasan dari api karena obat ini mudah terbakar.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera hubungi dokter.
Dosis Minoxidil:
Dosis minoxidil yang diberikan tergantung pada jenis kelamin pasien, tingkat kandungan minoxidil, serta riwayat kesehatan pasien. Batas usia untuk pengguna obat ini umumnya adalah 18-65 tahun.
Takaran umum untuk minoxidil adalah 1 ml dengan frekuensi penggunaan dua kali sehari. Batas maksimal pemakaiannya adalah 2 ml dalam sehari.
Keefektifan minoxidil 2 persen yang digunakan oleh pasien wanita akan terlihat setelah penggunaan sekitar empat bulan atau lebih. Sedangkan minoxidil 5 persen untuk pasien pria akan menunjukkan manfaatnya setelah digunakan selama dua bulan atau lebih.

Mengonsumsi Minoxidil dengan Benar

Gunakanlah minoxidil sesuai anjuran dokter dan jangan lupa untuk membaca keterangan pada kemasan. Beberapa langkah penggunaan berikut ini mungkin dapat berguna.
  • Pastikan kulit kepala Anda dan rambut Anda kering sebelum menggunakan minoxidil.
  • Oleskan dosis minoxidil sesuai anjuran dokter pada kulit kepala yang botak mulai dari bagian tengah.
  • Jangan keramas setidaknya selama empat jam setelah menggunakan minoxidil.
  • Hindari penggunaan hairdryer pada bagian kulit kepala yang diolesi minoxidil.
  • Jangan lupa untuk selalu mencuci tangan setelah mengoleskan minoxidil.
Pastikan bahwa kulit kepala Anda sehat dan normal sebelum menggunakan minoxidil. Jika digunakan saat kulit kepala mengalami iritasi atau terbakar matahari, obat ini dapat terserap tubuh dan menyebabkan efek samping. Minoxidil juga hanya boleh digunakan untuk menangani rambut rontok akibat perubahan hormon atau keturunan.
Minoxidil harus digunakan secara terus-menerus untuk memertahankan rambut yang sudah tumbuh. Jika Anda berhenti memakainya, helai-helai rambut tersebut akan kembali rontok dalam beberapa bulan.
Bagi pasien yang lupa menggunakan minoxidil, disarankan segera menggunakannya begitu teringat. Jangan menggandakan dosis minoxidil pada jadwal berikutnya untuk mengganti dosis yang terlewat.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Minoxidil

Tiap obat pasti memiliki efek samping, termasuk minoxidil. Beberapa efek samping yang dapat terjadi saat menggunakan minoxidil adalah:
  • Iritasi, sensasi terbakar, gatal-gatal, atau kemerahan pada bagian kulit kepala yang diobati.
  • Sakit kepala.
  • Pertumbuhan rambut di bagian lain tubuh.
  • Rambut rontok pada awal penggunaan(sekitar 2-6 minggu).
Segera hentikan penggunaan minoxidil dan hubungi dokter jika Anda mengalami efek samping yang serius, seperti detak jantung yang cepat, dada terasa sakit, pingsan, kenaikan berat badan tanpa sebab yang jelas, serta pembengkakan pada tangan atau kaki.

Ondansetron

Ondansetron adalah obat yang digunakan untuk mencegah dan mengobati mual dan muntah yang disebabkan oleh efek samping kemoterapi, radioterapi atau operasi. Mual dan muntah disebabkan oleh senyawa alami tubuh yang bernama serotonin. Jumlah serotonin dalam tubuh akan meningkat ketika kita menjalani kemoterapi, radioterapi, dan operasi. Seretonin akan bereaksi terhadap reseptor 5HT3 yang berada di usus kecil dan otak, dan membuat kita merasa mual. Ondansetron akan menghambat serotonin bereaksi pada receptor 5HT3 sehingga membuat kita tidak mual dan berhenti muntah.
Ondansetron-Alodokter

Tentang Ondansetron

Jenis obatKelompok obat anti mual, 5HT3-receptor antagonist
GolonganObat resep
ManfaatMencegah dan mengobati mual dan muntah akibat kemoterapi, radioterapi, dan pascaoperasi.
Dikonsumsi olehDewasa dan anak-anak di atas usia 6 bulan
Bentuk obatTablet, obat larut, obat suntik, dan supositoria
Peringatan:
  • Bagi wanita hamil, merencanakan kehamilan, atau sedang menyusui, tidak disarankan mengonsumsi obat ini.
  • Jika muncul rasa sakit atau pembengkakan pada bagian perut, segera temui dokter. Mungkin ini pertanda gangguan pencernaan serius.
  • Harap berhati-hati bagi penderita gangguan pencernaan, konstipasi, gangguan hati, dan penyakit jantung dalam mengonsumsi obat ini.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.

Dosis Ondansetron

Dosis umum pemakaian ondansetron adalah 8mg – 32mg per hari. Jangan menambah atau mengurangi dosis yang dianjurkan oleh dokter Anda. Dosis untuk anak-anak ditentukan oleh dokter berdasarkan usia dan berat badan anak.

Menggunakan Ondansetron dengan Benar

Pastikan untuk membaca petunjuk pada kemasan obat dan mengikuti anjuran dokter dalam mengonsumsi ondansetron. Tanyakan pada dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat lain bersamaan dengan ondansetron karena beberapa obat-obatan bisa saling memengaruhi.
Untuk mencegah dan mengobati mual dan muntah akibat kemoterapi dan radioterapi, dokter akan  meresepkan obat ini kurang lebih satu jam sebelum penanganan dilakukan. Setelah itu, Anda perlu melanjutkan mengonsumsi ondansetron selama beberapa hari setelahnya sesuai dengan resep dokter.
Untuk mengatasi mual dan muntah pascaoperasi, Anda akan diresepkan obat ini kurang lebih satu jam sebelum pelaksanaan operasi. Obat ini akan bereaksi satu hingga dua jam setelah dikonsumsi.
Obat ini bisa dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Biasanya dokter akan melarang makan sebelum kemoterapi, radioterapi, atau operasi. Ondansetron bukan jenis obat yang dikunyah atau ditelan seperti tablet lainnya. Bersihkan dan keringkan tangan Anda sebelum mengonsumsi obat ini.
Bagi pasien yang lupa mengonsumsi ondansetron, disarankan untuk segera mengonsumsinya begitu teringat jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan menggandakan dosis ondansetron pada jadwal berikutnya untuk mengganti dosis yang terlewat.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Ondansetron

Reaksi orang terhadap sebuah obat berbeda-beda. Meski obat ini memiliki manfaat yang baik kepada tubuh, tapi obat ini juga bisa menimbulkan efek samping. Beberapa efek samping yang umumnya terjadi, seperti:
  • Sakit kepala dan pusing
  • Mudah mengantuk
  • Kepanasan
  • Pusing ketika berdiri
  • Mudah lelah
  • Konstipasi
  • Sakit perut
Jika efek samping yang terjadi terus berkepanjangan atau mengalami reaksi alergi, segera temui dokter atau datangi rumah sakit terdekat.

Thursday, July 23, 2015

Zinc Sulphate

Zinc termasuk salah satu mineral yang dibutuhkan tubuh. Mineral ini memiliki beragam manfaat, misalnya untuk membantu penyembuhan luka, berperan dalam indera perasa dan penciuman, memperkuat sistem kekebalan tubuh, membantu pertumbuhan sel, serta mengurai karbohidrat.
alodokter-zinc
Asupan zinc yang cukup biasanya dapat kita peroleh dari makanan, misalnya daging merah dan unggas, tiram, kacang-kacangan, sereal gandum, serta produk susu. Jumlah zinc yang diperlukan tubuh tidaklah banyak. Kadar zinc yang berlebihan dalam tubuh dapat menyebabkan keracunan.
Suplemen zinc hanya dianjurkan bagi mereka yang mengalami kekurangan mineral ini. Defisiensi zinc umumnya terjadi ketika seseorang mengalami diare yang parah, penyakit yang menyebabkan usus kesulitan menyerap zinc, sirosis pada organ hati dan kecanduan minuman keras, atau setelah menjalani operasi besar. Beberapa komplikasi akibat defisiensi ini meliputi pertumbuhan yang terhambat, gangguan sistem kekebalan tubuh, rentan terkena infeksi, serta diare.

Tentang Zinc Sulphate

Jenis obatMineral
GolonganObat bebas
ManfaatMengobati defisiensi zinc
Dikonsumsi olehDewasa dan anak-anak
Bentuk obatObat larut
Zinc sulphate dapat dibeli secara bebas di apotek dan tersedia dalam berbagai merek.
Peringatan:
  • Bagi Ibu hamil dan menyusui, sesuaikan dengan anjuran dokter.
  • Sesuaikan dosis untuk anak-anak dengan berat badannya dan tanyakan pada dokter.
  • Jika mengonsumsi antibiotik serta obat-obatan yang mengandung zat besi ataukalsium selama mengonsumsi suplemen ini, tanyakan terlebih dulu pada dokter.
  • Harap berhati-hati dalam mengonsumsi suplemen zinc sulphate jika menderita penyakit ginjal. Konsumsi zinc sulphate yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan ginjal.
  • Jika terjadi alergi atau overdosis, segera temui dokter.
Dosis Zinc Sulphate:
Untuk tiap 125 mg tablet zinc sulphate mengandung 45 mg unsur zinc.
PenggunaTakaran tablet zinc sulphate (miligram)Frekuensi
Dewasa dan anak-anak > 30 kg1251-3 kali sehari
Anak-anak 10-30 kg62,51-3 kali sehari
Anak-anak < 10 kg62,51 kali sehari

Mengonsumsi Zinc Sulphate dengan Benar

Gunakanlah suplemen zinc sulphate sesuai keterangan pada kemasan. Jika Anda merasa ragu, tanyakan kepada dokter. Pasien dianjurkan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan secara teratur ke dokter guna memastikan perkembangan kondisi pasien serta keefektifan suplemen ini.
Suplemen zinc sulphate sebaiknya dikonsumsi dengan makanan atau setelah makan, dengan cara dilarutkan ke dalam segelas air. Konsumsi obat-obatan yang mengandung besi atau kalsium sebaiknya tidak berdekatan dengan waktu mengonsumsi zinc sulphate. Kedua zat tersebut dapat mengganggu proses penyerapan zinc sulphate dalam tubuh. Beri tahu juga pada dokter jika Anda diresepkan antibiotik karena zinc bisa menghambat kinerja beberapa antibiotik.
Bagi pasien yang lupa mengonsumsi suplemen zinc sulphate, disarankan segera meminumnya begitu teringat. Jangan menggandakan dosis zinc sulphate pada jadwal berikutnya untuk mengganti dosis yang terlewat.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Zinc Sulphate

Jika dikonsumsi dengan takaran yang direkomendasikan, zinc sulphate jarang menyebabkan efek samping. Tetapi konsumsi suplemen zinc sulphate berpotensi menyebabkan beberapa gejala berikut ini:
  • Sakit perut.
  • Mual dan muntah.
  • Sakit kepala.
  • Uring-uringan.
Pastikan untuk membaca bahan yang terkandung pada tiap obat. Jangan mengonsumsi lebih dari satu suplemen yang mengandung zinc pada waktu yang sama untuk menghindari overdosis.

Warfarin

Warfarin adalah golongan obat antikoagulan untuk mencegah terjadinya pembekuan darah yang membahayakan kesehatan dan jiwa seseorang, misalnya pembekuan darah di kaki pada penderita trombosis vena dalam, di paru-paru pada penderita emboli paru, dan di jantung pada penderita fibrilasi atrium dan serangan jantung. Selain itu, warfarin juga dapat mencegah terjadinya pembekuan darah akibat operasi jantung.
warfarin-alodokter
Proses pembekuan darah di dalam arteri dipengaruhi oleh vitamin K. Warfarin bekerja dengan cara mengurangi efek dari vitamin tersebut.
Karena warfarin dapat mencegah pembekuan darah, maka hindarilah aktivitas fisik yang memiliki risiko tinggi terjadinya luka atau cedera pada tubuh saat Anda sedang mengonsumsi obat ini.

Tentang Warfarin

Jenis obatAntikoagulan
GolonganObat resep
ManfaatMencegah pembekuan darah
Dikonsumsi olehDewasa
Bentuk obatTablet

Peringatan:

  • Bagi wanita yang sedang hamil, tidak diperbolehkan untuk mengonsumsi warfarin. Sedangkan bagi wanita yang sedang menyusui boleh mengonsumsi obat ini, namun dosisnya harus disesuaikan dengan anjuran dokter.
  • Harap berhati-hati bagi penderita hipertensi, gangguan ginjal, gangguan hati, tukak lambung, stroke, dan endokartitis atau infeksi pada jantung.
  • Harap berhati-hati juga bagi mereka yang sedang menunggu pemulihan pascaoperasi.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.

Dosis Warfarin

Untuk dosis awal atau induksi, warfarin biasanya diberikan hingga 10 mg per hari selama dua hari. Untuk dosis berikutnya atau dosis perawatan, biasa diberikan sebesar 3-9 mg per hari.
Dosis yang diberikan pada tiap penderita berbeda-beda dan didasari kepada hasil tes darah di laboratorium untuk mengukur kemampuan darah dalam menghambat pembekuan. Tes yang diukur dengan satuan International Normalised Ratio (INR) ini harus dilakukan secara rutin. Tujuannya agar dosis yang diberikan tepat, cukup efektif, dan tidak menimbulkan masalah pendarahan.

Mengonsumsi Warfarin dengan Benar

Ikuti anjuran dokter dan baca informasi yang tertera pada kemasan warfarin sebelum mulai mengonsumsinya.
Konsumsi warfarin pada waktu yang sama tiap hari agar level obat ini di dalam darah tetap terjaga. Waktu yang disarankan untuk mengonsumsi obat ini adalah tiap pukul 18.00. Ini juga supaya Anda tidak lupa mengonsumsi obat Anda.
Bagi pasien yang lupa mengonsumsi warfarin disarankan untuk segera meminumnya begitu teringat jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan menggandakan dosis warfarin pada jadwal berikutnya untuk mengganti dosis yang terlewat.
Pengobatan dengan warfarin berlangsung secara jangka panjang, yaitu sekitar satu setengah hingga tiga bulan. Bahkan pada beberapa kasus bisa melebihi jangka waktu tersebut. Jangan menghentikan penggunaan obat ini atau mengubah dosisnya tanpa bertanya terlebih dahulu kepada dokter untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan.
Jauhi minuman keras dan minuman atau makanan yang mengandung buah cranberryselama menjalani pengobatan dengan warfarin karena dapat mengubah kadar obat ini di dalam tubuh dan mengganggu kinerja warfarin.
Tanyakan terlebih dahulu kepada dokter jika Anda berniat melakukan program penurunan berat badan, terutama program yang mengharuskan Anda mengonsumsi lebih banyak sayuran.
Saat menjalani pengobatan dengan warfarin, jangan lupa untuk tetap rutin memeriksakan diri ke dokter agar mereka dapat memonitor perkembangan kondisi Anda. Selain itu, dokter juga perlu melakukan pengecekan darah secara berkala untuk menyesuaikan dosis warfarin agar tetap efektif dan aman.
Karena warfarin merupakan obat pengencer darah, maka hindari aktivitas fisik yang berisiko tinggi membuat Anda terluka atau cedera. Hal ini untuk menghindari terjadinya pendarahan berlebihan.
Jika ingin mengonsumsi obat atau suplemen tertentu bersamaan dengan warfarin, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Ini untuk memastikan warfarin tidak berinteraksi dengan obat-obat lain yang Anda konsumsi.
Gunakan metode kontrasepsi selama mengonsumsi warfarin untuk mencegah kehamilan. Ini karena warfarin berpotensi berdampak negatif pada janin.
Sebelum menjalani prosedur medis apapun, beritahu ahli medis bahwa Anda sedang mengonsumsi warfarin.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Warfarin

Beberapa efek samping yang berpotensi muncul setelah mengonsumsi obat antikoagulan ini adalah:
  • Mual
  • Ruam kulit
  • Rambut rontok
  • Diare
  • Sakit kepala
  • Mimisan
  • Demam
Jika Anda mendapati darah pada urine atau tinja, memar, ruam, jari kaki terasa sakit atau berubah warna, pendarahan, sakit kuning dan sakit pada perut, segera temui dokter.

Vitamin K

Vitamin K termasuk golongan vitamin yang larut dalam lemak. Vitamin ini dapat ditemukan dalam berbagai bahan makanan, misalnya bayam, brokoli, kacang kedelai, sereal gandum, serta minyak sayur. Kecukupan asupan vitamin K berperan penting dalam proses pembekuan darah dan kesehatan tulang.
alodokter-vitamin-k
Kekurangan vitamin K dapat terjadi pada segala usia, tapi bayi memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalaminya. Defisiensi ini dapat memicu terjadinya pendarahan yang sulit dihentikan. Pencegahan serta penanganannya dilakukan dengan memberikan suplemen vitamin K.

Tentang Vitamin K

Jenis obatVitamin
Golongan
  • Suplemen – obat bebas
  • Menangani pendarahan – obat resep
Manfaat
  • Mencegah atau mengobati defisiensi vitamin K
  • Mengobati pendarahan yang disebabkan oleh obat antikoagulan
Dikonsumsi olehDewasa dan anak-anak
Bentuk obatTablet dan obat suntik
Vitamin K yang berfungsi sebagai suplemen dapat dibeli secara bebas. Tetapi jenis vitamin K yang digunakan di rumah sakit untuk menangani pendarahan memerlukan pantauan dan resep dari dokter.
Peringatan:
  • Wanita yang mencoba untuk hamil, baru melahirkan, atau sedang menyusui sebaiknya bertanya pada dokter sebelum mengonsumsi suplemen vitamin K.
  • Tanyakan dosis untuk bayi dan anak-anak pada dokter.
  • Harap berhati-hati mengonsumsi suplemen vitamin K jika menggunakan obat antikoagulan seperti warfarin, menderita defisiensi vitamin E, defisiensi glukosa-6-fosfat dehidrogenase (G6PD), gangguan ginjal, serta gangguan hati.
  • Jika terjadi alergi atau overdosis, segera temui dokter.
Dosis Vitamin K:
Pada umumnya, dosis untuk mengobati defisiensi vitamin K pada pasien dewasa adalah 10-40 mg per hari. Penentuan dosis ini tergantung pada tingkat keparahan defisiensi serta respons tubuh pasien terhadap suplemen vitamin K.
Untuk dosis bayi dan anak-anak, tanyakan kepada dokter.
Dosis vitamin K dalam menangani pendarahan akan ditentukan oleh dokter yang menangani kasus tersebut di rumah sakit.

Mengonsumsi Vitamin K dengan Benar

Gunakanlah suplemen vitamin K sesuai keterangan pada kemasan. Jika Anda ragu, tanyakanlah pada dokter. Konsumsi suplemen vitamin K untuk ibu hamil hanya boleh dilakukan jika dianjurkan oleh dokter.
Suplemen vitamin K hanya dikonsumsi satu kali sehari, boleh sebelum atau setelah makan. Vitamin ini akan diserap oleh tubuh bersama dengan lemak dari makanan.
Selama menggunakan suplemen vitamin K, beri tahu dokter sebelum menjalani penanganan medis apapun. Suplemen ini akan memengaruhi proses pembekuan darah Anda.
Anda juga dianjurkan untuk menjalani pemeriksaan rutin ke dokter jika Anda mengalami defisiensi vitamin K. Ini dilakukan untuk memantau perkembangan kondisi serta keefektifan suplemen vitamin K.
Bagi pasien yang lupa mengonsumsi suplemen vitamin K, disarankan segera meminumnya begitu teringat. Jangan menggandakan dosis vitamin K pada jadwal berikutnya untuk mengganti dosis yang terlewat.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Vitamin K

Jika dikonsumsi dengan takaran yang direkomendasikan, suplemen vitamin K umumnya tidak menyebabkan efek samping. Pada beberapa kasus kecil, konsumsi suplemen vitamin K yang berlebihan dapat memicu anemia dan sakit kuning. Segera hubungi dokter jika Anda mengalami gejala-gejala yang mengindikasikan salah satu penyakit tersebut.
Pastikan untuk membaca bahan yang terkandung pada tiap obat. Jangan mengonsumsi lebih dari satu suplemen yang mengandung vitamin K pada waktu yang sama untuk menghindari overdosis.

Vitamin E

Vitamin E adalah jenis vitamin yang larut dalam lemak yang mempunyai efek antioksidan. Vitamin E penting untuk tubuh agar bisa berfungsi dengan baik. Obat ini berpengaruh penting dalam kekuatan sistem kekebalan tubuh, kesehatan mata, dan kesehatan kulit.
VITAMIN E-Alodokter
Jenis vitamin ini bisa ditemukan pada banyak makanan yang sehat, seperti sayuran berdaun hijau, minyak nabati, daging sapi, daging unggas, telur, buah, kacang-kacangan, dan sereal gandum.
Selain vitamin E yang berasal dari alam, terdapat juga vitamin E suplemen untuk mengatasi masalah defisiensi vitamin E. Beberapa orang menggunakan vitamin E pada kulit untuk membantu proses penyembuhan luka tapi bukti masih belum cukup kuat.
Tentang Vitamin E
Jenis obatVitamin
GolonganObat bebas (tapi ada beberapa merek yang memerlukan resep dari dokter)
ManfaatMengatasi defisiensi vitamin E
Dikonsumsi olehDewasa dan anak-anak
Bentuk obatTablet, kapsul, obat cair untuk diminum
Peringatan:
  • Bagi ibu hamil, hindari penggunaan vitamin E dalam dosis tinggi karena berisiko menyebabkan gangguan jantung pada bayi. Jika perlu mengonsumsi vitamin E saat berencana untuk hamil, sedang hamil atau sedang menyusui, diskusikan dengan dokter terlebih dahulu.
  • Tanyakan dosis untuk anak-anak kepada dokter.
  • Harap berhati-hati bagi perokok dan juga penderita penyakit Alzheimer, penurunan mental, kerusakan mata, gangguan ginjal, penyakit jantung, penyakit kulit dan gangguan penggumpalan darah.
  • Hentikan penggunaan vitamin E dua minggu sebelum menjalani operasi karena dapat meningkatkan risiko pendarahan saat operasi.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.

Dosis Vitamin E

Untuk mengatasi defisiensi vitamin E, seseorang perlu mengonsumsi sebanyak 60-75 IU (international unit) vitamin E per hari. Jangan mengonsumsi lebih dari 1.500 IU atau 1.000 mg vitamin E per hari. Untuk dosis anak-anak, hubungi dokter.

Mengonsumsi Vitamin E dengan Benar

Pastikan untuk membaca informasi pada kemasan obat dan mengikuti anjuran dokter dalam mengonsumsi vitamin E. Pastikan ada jarak waktu yang cukup antara satu dosis dengan dosis berikutnya.
Konsumsilah vitamin E dengan makanan karena penyerapan vitamin E di dalam tubuh memerlukan lemak dari makanan.
Bagi pasien yang lupa mengonsumsi vitamin E, disarankan untuk segera meminumnya begitu teringat jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan menggandakan dosis vitamin E pada jadwal berikutnya untuk mengganti dosis yang terlewat.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Vitamin E

Vitamin E jarang menyebabkan efek samping terutama jika dikonsumsi dalam dosis yang sehat. Jika dikonsumsi secara berlebihan, vitamin E dapat menyebabkan:
  • Diare
  • Sakit kepala
  • Tubuh menjadi lemah
  • Gangguan pada penglihatan
  • Mual
Pastikan untuk membaca bahan yang terkandung dalam tiap obat. Hindari mengonsumsi vitamin E lebih dari merek secara bersamaan untuk menghindari overdosis.